Marhaenisme Bisa Hancurkan Neolib

Amalkan Pancasila Mulai Diri Sendiri

Karawang – Ada satu kejutan dalam peringatan Haul ke-108 Bung Karno di Tugu Kebulatan Tekad di Rengasdengklok, Karawang,Putra sulung Bung Karno, Guntur Soekarnoputra yang selama ini tidak pernah muncul dalam kegiatan politik di depan publik dan bahkan tak pernah buka suara sejak rezim Orde Baru hingga kini, tiba-tiba naik ke panggung politik dan bahkan berorasi 'keras' terkait ekonomi kerakyatan.

Guntur yang meski baru sembuh dari penyakit stroke, berbicara lantang dan berwibawa di atas panggung. Di depan seratus ribu massa yang membanjiri lapangan sekitar Monumen Rengasdengklok, Guntur dalam orasinya menyatakan, paham neoliberalisme yang merugikan rakyat akan bisa dikalahkan oleh paham marhaenisme yang diajarkan Bung Karno. Guntur mengimbau warga Indonesia agar memegang teguh ajaran Bung Karno.

"Hakekat marhaenisme adalah gotong royong yang bisa menghancurkan paham neoliberalisme dan kapitalisme. Hanya inilah yang diwariskan oleh Bung Karno sepanjang massa," seru putra sulung mantan Presiden RI Pertama Soekarno ini.

Guntur memaparkan, ajaran marhaenisme adalah praktik ekonomi kerakyatan sosialisme di Indonesia. Paham marhaenisme merupakan paham yang dianut oleh orang yang tertindas seperti kaum buruh, petani dan nelayan. "Kalau RI ingin berdiri tegak, pegang teguh ajaran Bung Karno yaitu ideologi marhaenisme," tegas pria yang memiliki hobi fotografi ini.

Ia mengemukakan, ajaran Marhaenisme adalah pikiran-pikiran dan idiologi Bung Karno yang diwariskan kepada bangsa ini sepanjang massa. "Pegang teguh ajaran Bung Karno jika masyarakat menginginkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang adil makmur," serunya.

Menurut Guntur, Bung Karno sebagai pemikir dan bapak idiologi, memiliki cita-cita mendirikan masyarakat sosialis yang sifatnya religius. "Sosialis modern yang berKetuhanan Yang Maha Esa. ," tuturnya.

"Pegang teguh ajaran Bung Karnio! Jangan sekali-kali dilepaskan. Meski seribu halilintar menyambar Rengasdengklok, pegang teguh ajaran Bung Karno. Kita jadi satu bangsa yang bermartabat, punya kepribadian, dan merdeka," tegas Guntur.

Lantas, Guntur bertanya kepada massa yang hadir: "Apa Indonesia belum betul-betul merdeka?" Massa pun menjawab: "Belum...! "Kita belum merdeka seratus persen. Menurut Bung Karno, ada tiga hal pokok (merdeka) yaitu, berdaulat di bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian di bidang kebudayaan," sahut Guntur. (H2O)




Pesan Tersirat :

Check

Dapatkan informasi lain di web

0 komentar :

 

Free Blog Templates

Blog Tricks

Easy Blog Tricks

bukan blog koruptor

perangi korupsi
dari dirimu sendiri
©  Grunge Theme Copyright by Paguyuban NASIONALIS Kab Malang | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks