Hormat Bendera Bukan Musyrik



Amalkan Pancasila Mulai Diri Sendiri

Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh menyesalkan adanya pemahaman keliru mengenai hormat bendera Indonesia. Nuh menegaskan pemberian hormat kepada bendera merah putih merupakan kewajiban warga negara.

"Jangan mencampuradukkan antara penyembahan karena penyembahan kaitannya dengan kemusyrikan. Di setiap negara itu ada simbol-simbol kenegaraan. Penghormatan itu tidak sama dengan penyembahan," kata Nuh sebelum mengikuti rapat kerja di Komisi X DPR, Jakarta, Kamis (9/6/2011).

Nuh menambahkan, jajaran dinas pendidikan di Karanganyar, Jawa Tengah, akan mengedepankan dialog bersama pimpinan dua sekolah, yakni Sekolah perguruan Islam SMP Al Irsyad Al Islamiyah di Tawangmangu dan sekolah SD Ist Al Albani.

"Karena hal-hal seperti ini kan tidak bisa jebrat-jebret, karena terkait dengan pemahaman. Mudah-mudahan dengan dialog di kabupaten kota, itu bisa selesai," harapnya.

Nuh menegaskan upacara pengibaran dan hormat Bendera Merah Putih harus tetap dilakukan di semua sekolah tanpa terkecuali. "Pokoknya selama dia di Indonesia, dia harus mengikuti nilai-nilai kebangsaan," pungkasnya.

Dan tidak satupun negara yang tidak memiliki bendera kebangsaan, bahkan ormas yang mengharamkan penghormatan bendera ternyata memiliki sibol-simbol kelompok mereka yang mereka banggakan

Pesan Tersirat : kita bukan menyembah bendera tapi simbol penghormatan sebagai rasa nasionalisme, NKRI dan kedaulatan negara

Check

0 komentar :

 

Free Blog Templates

Blog Tricks

Easy Blog Tricks

bukan blog koruptor

perangi korupsi
dari dirimu sendiri
©  Grunge Theme Copyright by Paguyuban NASIONALIS Kab Malang | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks