Peringatan Pancasila dan Tahun Jawa 2872


Amalkan Pancasila Mulai Diri Sendiri

Bertempat di Kampus STIEKN "JAYA NEGARA" Malang, sebuah acara peringatan tahun jawa dan Peringatan Pancasila 1 juni, dilaksanakan dengan hikmad dan berikut isi pembukaan acara yang dilaksanakan tanggal 7 Juli 2011 ini,

Ribuan tahun yang lalu, pernah hadir suatu peradaban yang menjunjung tinggi kebersamaan dan gotong-royong, suatu peradaban yang membuat ketatanegaraan yang membuat masyarakatnya damai, tenteram, makmur dan masyarakat yang begitu dekat dengan Sang Pencipta Kehidupan.

Suatiu peradaban yang membuat contoh ketenangan hidup, sesuai dengan kehendak Sang Pencipta. Contoh peradaban yang memimpin dunia pada jamannya. Wilayah peradaban ini begitu luas, terbentang membelah dunia, saat ini wilayah tersebut dikenal dengan nama Nusantara.

Konsep peradaban yang adiluhung ini dikarenakan manusianya sebagai subjek pembangunan peradaban saat itu sangat dekat dengan penciptanya, sangat memahami tugas keberadaan dirinya, dan pembagian tugas berjalan secara merata, semata-mata karena titah Sang Pencipta dalam menjalani hidup dan kehidupan ini, dengan tulus demi menegakkan kebenaran huku abadi dengan cara saling menyayangi diantara sesamanya dan berbudi luhur.

Jaman keemasan berganti dengan jaman penuh malapetaka, ketika sang alam murka dan terjad penurunan nilai-nilai moral dan etika, diperkuat dengan datangnya sekelaompok manusia yang membawa napsu keserakahan semata.

Lahirlah suatu jaman yang membawa peradaban liar melalui bentuk-bentuk penindasan. Jaman penindasan ini terjadi ratusan tahun lamanya, hingga waktu mengantarkan peradaban pada 1 juni 66 tahun yang lalu melalui putra sang fajar, nilai-nilai luhur itu dapat tergali kembali dan menumbangkan jaman penindasan


Hari ini setengah abad setelah masa keemasan Putra Sang Fajar, kita kembali dibayangi rasa gelisah akan ketidak pastian suatu peradaban yang dapat membuat ketenangan di masyarakat.

Hari ini menunjukkan, kita ............ bangsa Indonesia belum mampu melaksanakan amanat Tuhan.

Kesewenang-wenangan dan keserakahan masih merajalela ditengah kehidupan kita sehari-hari.

Pola pikir analisa kita untuk menghadapipermasalahan multi dimedi dalam kehidupan bernegara tidak menunjukkan penyelesaian yang paripurna

Kami mengetuk hati sesama anak bangsa untuk menumbuhkan kesadaran akan jatidiri bangsa dan mencoba mengikat nilai-nilai spiritual tersebut dalam satu tujuan untuk kembali menjalankan nilai nilai luhur dalam kehidupan kita sehari-hari

Demikian misi yang ada pada sarasehan tersebut (H2O)


Pesan Tersirat : Kita adalah anak bangsa dan sewajarnya bersatu tanpa membeda-bedakan seuai dengan "Bhineka Tunggal Ika"

Check

0 komentar :

 

Free Blog Templates

Blog Tricks

Easy Blog Tricks

bukan blog koruptor

perangi korupsi
dari dirimu sendiri
©  Grunge Theme Copyright by Paguyuban NASIONALIS Kab Malang | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks